Kapolda: Periksa Ketersediaan Vaksin

  • Bagikan
Kapolda Kalteng Irjen Pol Dr Dedi Prasetyo
Kapolda Kalteng Irjen Pol Dr Dedi Prasetyo

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 RI, pemerintah mempercepat proses vaksinasi. Percepatan vaksinasi ini sebagai langkah pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19. Percepatan vaksinasi juga menjadi langkah untuk menciptakan kekebalan imunitas kelompok.

Di Kalimantan Tengah (Kalteng) proses percepatan vaksinasi dilaksanakan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Kalteng di Sanaman Mantikei, Kamis (5/8). Kapolda Kalteng Irjen Pol Dr Dedi Prasetyo bersama Danrem Brigjen TNI Purwo Sunaryanto dan Gubernur Kalteng menyaksikan secara langsung pelaksanaan vaksinasi.

Kapolda menegaskan, TNI dan Polri siap dalam menyukseskan program vaksinasi di Kalteng. Program ini diharapkan dapat menekan angka kasus terpapar Covid-19 di Kalteng nantinya. Memperingati HUT Ke-76 RI, dilakukan vaksinasi serentak di Kalteng.

“TNI dan Polri siap dalam menyukseskan program vaksinasi di Kalteng. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota, diminta sigap dalam menyikapi ketersediaan vaksin. Periksa gudang masing-masing, untuk memastikan ketersediaan vaksin,” kata Kapolda di sela-sela kegiatan vaksinasi.

Tidak saja masalah vaksin, lanjutnya, para kepala dinas juga diminta sigap dalam menyikapi masalah obat dan oksigen. Diharapkan ketersediaan obat dan oksigen dapat terpenuhi dengan sebaik mungkin, sehingga pelayanan kesehatan khususnya pasien Covid-19 dapat terlayani dan tertangani dengan sebaik mungkin.

Di Kalteng, ungkap Kapolda, dilaksanakan vaksinasi secara serentak. Terdapat 25 ribu vaksin yang dijadwalkan disuntikkan kepada masyarakat. Meskipun sudah divaksin, masyarakat diharapkan tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

Vaksin Moderna Sudah Didistribusi
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Sofia Wirda mengatakan, pemerintah secara berjenjang mulai dari pusat sampai daerah sangat memerhatikan keberadaan para nakes yang menangani pasien Covid-19. Risiko yang dihadapi sangat besar, meskipun sudah menggunakan APD dan mendapatkan vaksin sebanyak 2 kali.

Atas risiko tersebut, ujar Sofia, pemerintah mendistribusikan vaksin booster Moderna sebagai tambahan vaksin bagi nakes nantinya. Moderna ini sudah dilakukan distribusi ke kabupaten dan kota untuk segera disuntikkan bagi nakes. Catatan, vaksin booster Moderna ini disuntikkan bagi nakes yang khusus merawat pasien yang terpapar Covd-19.

“Data lengkap, kita masih belum menerima. Kabupaten dan kota terus melakukan pendataan, yang nantinya akan dijadikan sebagai fakta integritas. Namun demikian, Dinas Kesehatan Kalteng terus berkoordinasi dan memantau pelaksanaan vaksinasi booster Moderna bagi nakes yang merawat pasien Covid-19,” kata Sofia, dikonfirmasi terkait distribusi dan jadwal vaksinasi vaksin booster Moderna, baru-baru ini.

Sofia juga menyampaikan, jumlah yang didistribusikan memang sangat terbatas, sehingga vaksinasi dilakukan secara bertahap. Namun demikian, diharapkan semua nakes yang bersentuhan langsung dengan pasien Covid-19, segera mendapatkan vaksinasi vaksin booster Moderna.

Pemerintah kabupaten dan kota, kata Sofia, menetapkan jadwal untuk melakukan vaksinasi bagi nakes yang merawat pasien Covid-19 ini. Harapannya, adanya vaksin tambahan atau ketiga bagi nakes yang merawat pasien Covid-19, membuat imunitas para nakes semakin tinggi lagi dan mencegah nakes terpapar. ded

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *